Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diet Sehat dan Mencontoh Menu Makan Rasulullah SAW

Tuesday, March 26, 2019 | March 26, 2019 WIB Last Updated 2021-07-17T17:08:55Z



SEHAT ALA RASUL -
Putri saya memiliki tubuh yang cenderung gemuk. Kecuali si kecil Nurina Adwiya Khalisah yang badannya langsing.

Dua putri saya pun melakukan diet ketat. Kadang membeli makanan instan khusus untuk diet yang harganya sangat mahal. Saya sih oke-oke saja apa maunya dia sebab putri sulung saya sudah bekerja dan memiliki gaji untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, termasuk untuk diet, agar tubuhnya langsing.

Namun meski sudah diet, mengonsumsi makanan khusus untuk diet, selama beberapa bulan hasilnya sama. Tubuhnya tetap gemuk. Perawakannya yang tidak tinggi membuatnya semakin terlihat gemuk. Ini yang membuatnya gelisah. Cewek kok gemuk.

Padahal, banyak cewek gemuk tetap menarik, asal tubuhnya sehat dan berpenampilan smart. Kecantikan tidak hanya dilihat dari fisiknya saja tapi juga inner beauty yang dimiliki seseorang. Inner beauty itu memancar ke segenap wajah dan tubuhnya memendarkan aura yang cerlang cemerlang, hingga mengubahnya menjadi magnet, yang menarik seseorang untuk bersimpati kepadanya.

Inner beauty tingkat tinggi malah membuat wow orang yang melihatnya.

Itulah nikmatnya sehat. Sehat memberi arti lebih ketika membuat seseorang menjadi lebih menarik. Namun, seringkali orang lupa akan nikmatnya sehat. Mereka hidup semau gue, terbawa nafsu, kesenangan semu, hingga akhirnya terjerumus ke dalam gaya hidup tidak sehat. Hidup tidak teratur. Makan tidak teratur, sementara tubuh membutuhkan keteraturan sesuai sistem metabolisme, yang merupakan takdirnya.

Ketika takdir tubuh diubah, dia akan melakukan "unjuk rasa", hingga pemilik tubuh akan sakit.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda :

“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Dalam hadist lain disebutkan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Nikmat yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak adalah ketika dikatakan kepadanya, “Bukankah Aku telah menyehatkan badanmu serta memberimu minum dengan air yang menyegarkan?”

(HR. Tirmidzi: 3358. dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani).

Karena itu, memiliki tubuh gemuk tidak masalah asal sehat. Asal rajin bergerak, beraktivitas, dan berolahraga. Tubuh gemuk yang tidak sehat adalah ketika tidak banyak beraktivitas, hanya duduk bermalas-malasan, bahkan suka tertidur sehabis makan makanan berat.

Putri saya akhirnya sadar, diet sehat yang sesungguhnya bukan soal makan makanan khusus diet yang harganya mahal, tapi konsistensi, istiqomah, disiplin, dalam menjaga pola makan. Lebih dari itu, diet sehat adalah istiqomah berpuasa wajib dan sunnah. 

Hidup sehat bisa jadi sebagian besar dipengaruhi pola makan. Mulai menu makan, cara memakan makanan, dan tingkat kehalalan makanan itu sendiri. Menu makanan sehat tentu yang memberi asupan gizi. Bukan asupan yang malah mengurangi rezeki sebab yang memakan malah sakit. Menu makanan bergizi, seperti dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, tidak mahal. Menu mahal identik dengan enak. Lezat. Hanya menuruti nafsu mulut dan perut saja. Menu bergizi menuruti kemauan tubuh yang memang membutuhkan bahan yang layak diubah menjadi energi. Dan bahan itu tidak mahal.


Teladan Rasulullah


Rasulullah SAW memberi contoh menu sehat sehari-hari. Usai bangun pagi minum segelas air putih dicampur madu asli satu sendok. Paduan menu yang sangat luar biasa bagi kesehatan. Air sudah terbukti menjaga metabolisme tubuh. Sedang madu identik dengan obat atau syifaa, yang menjaga kesehatan lambung, menyembuhkan sembelit, peradangan, wasir, dan mengaktifkan usus. Air dan madu harganya tidak mahal.

Rasulullah juga rajin sikat gigi memakai siwak untuk menjaga kesehatan mulut.

Selain madu, Rasulullah juga mengonsumsi kurma tujuh butir. Beliau pernah bersabda, barangsiapa mengonsumsi kurma tujuh butir akan terlindungi dari racun. Setiap hari kita dihadapkan pada racun yang ditimbulkan oleh kesalahan kita dalam makan, sehingga kurma menjaga kesalahan kita itu.

Menu Nabi SAW yang lain adalah cuka, minyak zaitun, dan roti. Paduan ketiganya bisa mencegah kanker dan menghangatkan tubuh di musim dingin. Juga menghilangkan kolesterol, sembelit, dan tulang lemah.

Menu ini untuk makan sore dengan kadar yang proporsional. Rasulullah tidak pernah makan sampai kenyang.

Lalu saat malam hari, Beliau mengonsumsi sayur-sayuran yang berfungsi menguatkan tubuh dan melindungi dari penyakit.

Rasulullah juga tidak pernah setelah makan langsung tidur, tapi melakukan aktivitas dulu. Tujuannya agar makanan bisa masuk lambung dengan baik dan mudah dicerna. Salah satu aktivitas itu dengan salat.

Menu lain yang disuka Nabi adalah campuran roti dan daging plus kuah air masak. Juga labu air yang bisa mencegah penyakit gula. Beliau juga suka anggur dan susu. Namun menu ini sekadar tambahan yang dikonsumsi tidak rutin. (gatot susanto)
×
Berita Terbaru Update